Nyamuk, Dosa Apakah Aku !!!


Nyamuk, Dosa Apakah Aku !!!

Wuih.. akhir-akhir ini Aku sepertinya kena kutukan nih. Padahal sih saya tak merasa melakukan dosa. Ada sih empat hari yang lalu… tapi tak gede-gede amat kok. Iya saya habis ngebunuh “nenek” nya nyamuk. Abisnya jengkelin amat.

Masa gua tidur digigt melulu. Dah tau badan gua kurus kerempeng, masih aja ngisap darah gua. Kalau mau cari darah ke PMI aja. Disana stok darah berjubel-jubel, mau darah O, A, AB, bahkan Q..sampai Z ada kok.

Dan puncaknya nih hari kemarin. Gerombolan teroris berkedok nyamuk menyerangku habis-habisan. Semua badanku tak luput jadi sasaran moncong senjatanya. Termasuk bokong gua.

Dalam hati, saya ngemudeng gitu.. Ini nyamuk atau tawon yah… kok bisa nembus bokong segala… Apes banget… padahal lagi mimpi asik.. mimpi panjat pohon coppeng gitu (Nda tau apa itu coppeng, slamat yah..)

Saat itu aku berpikir dan terus berpikir (sok melamun gitu) mungkin ini karena aku habis ngebunuh neneknya empat hari lalu. Sehingga para dedongkotnya pun marah dan ingin balas dendam padaku.. Tidakkkk… teriakkku dalam hati gitu…

Untuk menghindari serangan pada malam berikutnya, Aku siapkan senjata pemusnah massal milik Alm Saddam Husein. Yah apalagi kalau bukan semprotan nyamuk. Dengan peluru yang terisi ful, aku mulai menembakkan kelangit-langit kamarku.

Sela meja belajar dan komputer pun tak luput dari bidikanku. Merasa telah aman.. Aku lanjutkan untuk beristirahat. Dan berdoa kepada Tuhan, semoga malam ini dapat mimpi indah lagi…

Baru juga tertutup kelopak mata ini (kira-kira 15 menit gitu), dengingan nyamuk terdengar diantara telinga dan ruang kosong diantara bantal kepalaku. Waduh Gila nih nyamuk.. Sudah dialambakapun aku masih diuber-uber… ujarku dalam hati. 

Mungkin karna aku bodoh..idiot atau parno kali yah, hingga kumengiranya itu adalah roh gentayangan dari si empu nyamuk yang kulalap dengan telapak tanganku beberapa hari lalu. 

Akhirnya dengan nada penyesalan Aku “bersenandung” sambil berucap, pliss jangan ganggu Aku lagi… kalau mau ngisap darahku silahkan.. tapi kagak usah bawa-bawa teman sekampung.. kumohon…

Hebatnya setelah “ritual” gila itu, nyamuk seakan-akan iba melihatku. Dan semenjak saat itu bokongku aman dari serangan gerombolan binatang bermulut jarum tersebut. Ingat jangan sembarang ngebunuh nyamuk, entar lo kualat loh. Mau bokongmu benjol-benjol…

Makassar, 28 Juni 2011
By, Armand Sholeh

No Response to "Nyamuk, Dosa Apakah Aku !!!"

Posting Komentar

Silahkan beri komentar dan jangan komentar spam ya. thanks :):